lope

Rabu, 14 Mei 2014

Ku Ingin Seperti Mereka

pagi hari ku sempatkan mata ku terbuka untuk menjalankan shalat subuh bersama ibu ku. Memang sejak tahun 2011 ayah ku telah meninngla dunia. saat ini hari selasa seperti biasa ku berangkat sekolah dan menjalankan kewajiban ku utntuk belajar, ku diantar seorang sopir pribadiku. aku adalah termasuk orang pendiam di sekolah ku, entah mengapa aku bisa seperti ini.

"Ku ingin seperti mereka" kataku dalam hati karna q melihat dan mendengarkan orang berlatih parade musik untuk perpisahan kelas XII besok yang akan di adakan minggu depan.
taklama aku pun melihat orang sedang latihan drama untuk acara yang sama. Ku hanya bisa melihat dengan penuh harap apakah aku bisa menampilkan sesuatu untuk perpisahan besok?? sedangkan aku hanyalah seorang pendiam dan polos yang tak ter kenal..

tak lama kemudian aku pulang dijemput sopir pribadi ku lagi..
Aku tak bisa curhat dengan sembarang orang karna ku malu..
Ku hanya bisa ber do'a "ya allah ku ingin sekali seperti mereka yang akan pentas tuk perpisahan besok" di setiap shalat ku yang ku jalani dengan rutin bersama ibuku. Ku hanya bisa memendam rasa ingin ku tuk mengikutinya.. Kadanag ku bertanya ke pada allah "ya allah ku ingin punya bakat utuk bisa ditampilkan besk..

Dan akhirnya ku bertekat untuk bilang bahwa ku ingin menampilkan sesuatu kepada panitia yang mengurusi perpisahan.. ku zmz kak wahyu..
"kak.. boleh kah saya menampilkan suatu pertunjukan saja untuk perpisahan besok?"
"apa yang kamu bisa?"
"ku hanya ingin bermain angklung "
"coba besok kamu ikut seleksi "
Akhirnya yang kutakan sejak lama kini terungkapkan..

esoknya ku berangkat sekolah sangat pagi karna ku ingin menemui kak wahyu..
"kak.." seruku
kak wahyu pun melihat ku dengan aneh..
"ada apa?"
"kak kapan seleksinya?"
"oohhh.. nanti habis pulang sekolah.."
"oh.. maksih ya kak.."
"ok"

Mungkin kak wahyu melihat ku dengan aneh karna mungkin hari ini ku berbeda dari hari biasanya.. karna ku hari ini auper semangat untuk mengikuti seleksinya.. ku ama sopir ku aku bilang bahwa aku pulang nya agak telat karna ada les tambahan..

Kegiatan belajar mengajar pun sudah selesai. Ku berlari menuju rangan yang terlah di beri tahu oleh kak wahyu. Diruangan itu ada banyak peserta dan ada kak wahyu, kak cinta, kak bayu, kak deva, kak risky dan teman teman nyya..
saat ku tampil ku membawakan sebuah lagu sayonara dan lagu mungkinkah yang di nyanyikan oleh andre taulani. saat di umumkan siapa saja yang masuk tampil.. akhirnya dengan perasaan bangga dan tak percaya aku masuk untuk perpisahan besok..

latihan demi latihan selalu ku jalani dengan senang hati.. dengan perasaan gembira aku pulang memberi tahu kan kpd ibu ku bahwa aku ikut penta.. ku meliat wajah ibu yang senang karna melihat snak satu satunya senang.

hari yang kutunggu" itu datang ku maju dengan perasaan senang. ku liat para penonton melit ku dengan tak percaya. karna ku bisa menampilkan sesuatu untuk itu.. ku mulai memainkan angkling tak ada suara satupun yang keluar dari mulut mereka..
hening....
mereka menitikan air mata karna ku memainkan lagu dgn hati dan dgn lagu perpisahan.. taklama setelah selesai bermain angklung suara tepuk tangan yang meriah telah ku dengar ku bahagia ..
ternyata aku bisa melakukanya ..

dan setiap ada acara di sekolah ku ku slalu di umndang untuk memenuhi acara tersebut..

by = TR

Tidak ada komentar:

Posting Komentar